Tentang Do'a

Kutipan dalam buku;
"Sayangnya, ada yang tidak percaya dengan do'a. Ada yang menganggap bahwa berdoa adalah perbuatan sia-sia dan hanya membuang-buang waktu saja".

Dulu aku pernah menjadi seseorang yang tidak percaya itu...
Menjadi seseorang yang tidak percaya kekuatan dari doa-doa dan terus bekerja keras berusaha merubah nasib sampai benar-benar tersiksa dengan sendirinya. Gila bukan?, tapi itulah kenyataanya...
Dulu aku berpikir bahwa untuk apa berdoa? toh semua terwujud atas usaha kita sendiri, bukankah begitu?. Itulah pemikiran sesatku dahulu.

Allah SWT benar-benar menunjukkan kepadaku arti doa dan pentingnya berdoa melalui perantara-perantaranya.

Pernah suatu saat aku sedang berada dititik terendah dalam hidupku, yaitu tertimpa musibah paling mengerikan, putus CINTA. Sebelumnya aku selalu menantang takdir dan terlalu keras pada diri sendiri, sehingga akhirnya Allah mungkin menghukumku. Aku selalu berkeyakinan bahwa cinta itu tidak ada, cinta itu kebodohan, dan cinta itu jebakan menuju neraka dunia. Karna banyaknya cerita mengenaskan tentang cinta yang selalu aku dengar dan selalu menghantuiku, akhirnya dengan sepihak aku menyimpulkan bahwa cinta adalah problem.

Pada akhirnya aku masuk kedalam musibah cinta itu, dan hampir tenggelam terlalu dalam kedasarnya. Ketika cinta itu kandas, disitulah efek hukumannya mulai bekerja. Aku terlalu lama down dan terus-menerus menyalahkan diriku sendiri, sampai akhirnya aku menjawab panggilan untuk mulai berdo'a dengan segenap hati kepada-Nya. Aku memilih mengikuti kata hati dan nuraniku. Dalam setiap do'a yang kupanjatkan benar-benar tertuangkan dengan air mata ketulusan dari hatiku, Wallahi...

Aku membaca buku "Berdoalah Dalam Sujud Agar Harapanmu Lekas Terwujud" karya Ipnu R Noegroho. Aku baca dari lembar per lembar, aku resapi setiap tulian-tulisan dan makna yang tersirat didalamnya. Hatiku tiba-tiba menjadi lembut dan emosional, Allah benar-benar Maha Pengasih atas hambanya...bahkan yang pernah bersikap sombong kepada-Nya sekalipun.

Dari buku ini aku mulai belajar membenahi ibadah berdoaku dengan bersungguh-sungguh, karna dengan begitu hatiku baru bisa merasa tenang. Ajakan untuk pulang kejalan-Nya telah menyadarkan nuraniku bahwa aku tidak lain hanyalah gundukan tanah yang diberi nyawa oleh-Nya.

Didalamnya terdapat sebuah kisah;
Sebagai contohnya adalah doa Nabi Adam Alaihissalam dan Hawa ketika dilempar dari surga. Mereka berdoa sambil menyesali dosa-dosa yang telah mereka lakukan. Allah Subhanahuwataa'la mengabadikan doa Nabi Adam Alaihissalam dalam firman-Nya,
 
Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah zalimkan diri kami sendiri, jika Engkau tidak mengampuni kami dan Engkau rahmatkan kami, tentulah kami menjadi orang yang rugi." (QR. Al-A'Raf [7]:23).

Sebenarnya masih banyak lagi cerita-cerita singkat didalam buku ini, yang sangat terpanah tepat dilubuk hati para pembaca termasuk aku. Sampai sekarang aku masih dan akan terus berusaha menerapkan langkah-langkah yang membangun diriku jadi lebih baik lagi, terutama dari setiap buku yang sudah-sedang-akan aku baca.

Buku ini juga sangat recomended untuk orang-orang yang mungkin sedang hilang arah atau membutuhkan teman dalam peralanannya, karna sejatinya teman bukan hanya manusia-buku pun bisa.

Rekomendasi buku "Berdoalah Dalam Sujud Agar Harapanmu Lekas Terwujud" karya; Ipnu R Noegroho. Harganya mungkin tak seberapa, tapi manfaatnya InsyaAllah merubah sesuatu dalam hidupmu jika membacanya dengan hati.. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KETERBATASAN!

📂 Profil